INFOKUMKM.COM – Dua buah proyek apartemen hadir di kawasan pusat bisnis (central business district/CBD), sehingga jumlah unit apartemen tercatat sebanyak 9.870 unit.
Demikian disampaikan oleh Peneliti senior konsultan Knight Frank Syarifah Syaukat dalam konferensi pers yang digelar secara daring di Jakarta, Rabu (21/2/2024).
“Di apartemen sewa, saat ini terdapat tambahan dua proyek dan totalnya saat ini pasokan yang ada menjadi 9.870,” ujar Syarifah Syaukat.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Skema Blended Finance DBS Indonesia Targetkan UMKM Sosial Tak Lagi Tertinggal
Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Besar Soal Importasi BBM, Keluar dari Bayang-Bayang Singapura

SCROLL TO RESUME CONTENT
Syarifah Syaukat juga melaporkan, tingkat hunian apartemen sewa di Jakarta pada semester II 2023 meningkat.
“Kita melihat tingkat hunian (apartemen sewa) relatif menguat 1,8 persen dari semester sebelumnya dan 2 persen menguat dari tahun sebelumnya,” ujarnya.
Rerata tingkat penyewaan kembali meningkat dari semester I tahun 2023 yaitu sekitar 63,04 persen.
Baca Juga:
Diplomasi Ekonomi Indonesia – Australia, Evaluasi 5 Tahunan CEPA dan Isu Mineral Kritis
Indonesia Bukan Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC, Ini Pemegasan Menkes Budi Gunadi Sadikin
Baca artikel lainnya di sini : Tanpa Kecelakaan Berat, Perusahaan PT Sumbawa Timur Mining Berhasil Mencapai 6 juta Jam Kerja
Sedangkan rerata harga sewa mengalami perbaikan, diindikasikan melalui rerata peningkatan harga sebesar 3,8 persen (year on year/yoy).
Ia juga memproyeksikan dalam empat tahun ke depan akan hadir sebanyak 1.879 unit apartemen sewa.
Lihat juga konten video, di sini: Benarkah Salah Satu Personil Trio Macan Saat Ini Hamil di Tengah Lagu Cinderella yang Sedang Viral-viralnya?
Baca Juga:
KESDM Wajibkan 7 Perusahaan Lakukan Hilirisasi, Termasuk PT Adaro Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal
Dan tahun ini menjadi tahun dengan komposisi terbesar dari komposisi yang ada dalam tiga tahun mendatang.
Lebih lanjut, dia mengakui untuk apartemen sewa tipe servis di kawasan CBD memang memiliki harga yang paling tinggi.
Hal itu disebabkan fasilitas yang diberikan termasuk kelebihan lokasi di kawasan itu.
“Kita punya dua proyek yang selesai di area Gatot Subroto dan Menteng.”
“Okupansi (apartemen) CBD area adalah yang terbaik di angka 67,1 persen, namun ini relatif terkoreksi 0,69 persen,” ujarnya pula.***
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita ekonomi & bisnis Harianekonomi.com
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Jazirahnews.com dan Kongsinews.com
Untuk publikasi press release lewat Jasasiaranpers.com, dapat menghubungi (WhatsApp): 08531 555 7788, 08781 555 7788, 08191 555 7788, 0811 115 7788..



























