Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center akan menjadi tuan rumah konferensi internasional tentang aritmia jantung kompleks

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi EPLive 2026 berlangsung selama dua hari dan menghadirkan para pakar elektrofisiologi jantung terkemuka di dunia

AUSTIN, Texas, 23 Mei, 2026 /PRNewswire/ — Texas Cardiac Arrhythmia Institute (TCAI) di St. David’s Medical Center akan menyelenggarakan simposium internasional kedelapan mengenai aritmia kompleks pada tanggal 28-29 Mei 2026. EPLive diadakan dua tahun sekali sejak tahun 2012. EPLive adalah pertemuan pendidikan yang intensif selama dua hari bagi dokter, perawat terdaftar praktik tingkat lanjut, dan profesional kesehatan terkait yang berminat mengobati aritmia jantung kompleks, suatu kondisi di mana jantung berdetak dengan ritme tak teratur atau abnormal. Kasus langsung akan ditayangkan disertai komentar ahli dari Electrophysiology Center yang canggih di St. David’s Medical Center Pusat dan merupakan metode pengajaran utama.

"EPLive 2026 adalah kesempatan unik bagi komunitas elektrofisiologi global untuk berkumpul dan terlibat dalam pembelajaran secara langsung melalui pendidikan berbasis kasus yang kompleks," kata Andrea Natale, M.D., F.H.R.S., F.A.C.C., F.E.S.C., ahli elektrofisiologi jantung dan Direktur Medis Eksekutif di TCAI serta Direktur Kursus EPLive. "Dengan menggabungkan prosedur langsung yang menampilkan kemajuan paling inovatif di bidang ini dan diskusi para ahli, kami memberikan pengalaman yang sangat praktis dan berdampak yang dapat langsung diterapkan oleh para profesional pada praktik sehari-hari untuk meningkatkan hasil perawatan pasien di seluruh dunia."

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aritmia jantung sering kali ditangani dengan prosedur yang menargetkan sumber irama jantung yang tidak teratur. Tahun ini, EPLive akan menyoroti pendekatan lebih efisien yang menggabungkan dua perawatan – Fibrilasi Atrium (A Fib) dan Oklusi Apendiks Atrium Kiri (LAAO)- menjadi satu prosedur saja untuk penderita A Fib yang lebih berisiko mengalami stroke. Dengan menangani irama jantung abnormal sekaligus sumber risiko stroke yang umum, dokter dapat mengurangi jumlah prosedur yang diperlukan, mempersingkat waktu prosedur, dan mengurangi komplikasi sehingga perawatan pasien menjadi lebih aman dan lebih efisien.

EPLive 2026 akan terdiri dari empat sesi: Kasus ablasi A Fib, kasus ablasi Ventricular Tachycardia (VT), kasus dan perangkat penutupan Appendiks Atrium Kiri (LAA), termasuk teknologi baru. Sesi ini terdiri dari perpaduan kasus langsung dan kasus rekaman dari TCAI dan beberapa pusat elektrofisiologi terkemuka di berbagai negara: Belgia (AZ Sint-Jan Brugge; UZ Brussel), Kanada (Vancouver General Hospital), Kolombia (International Arrhythmia Center at Cardioinfantil Foundation), Italia (Centro Cardiologico Monzino) dan Amerika Serikat (Banner – University Medical Center Phoenix; Cleveland Clinic; Houston Methodist; Kansas City Heart Rhythm Institute; Massachusetts General; MedStar Health; Montefiore Einstein; Mt. Sinai Hospital; St. Bernard’s Heart and Vascular Center; UC Health Center; UCLA Health; University of Pennsylvania; University of Texas Southwestern Medical Center). 

Konferensi ini juga akan berfokus pada berbagai tujuan, antara lain:

  • Mengidentifikasi proses untuk mengurangi komplikasi dan meningkatkan langkah-langkah keamanan bagi pasien selama ablasi A Fib dan aritmia jantung lainnya.
  • Mendemonstrasikan pemahaman tentang bukti dan pedoman terbaru dalam hal manajemen dan pengobatan aritmia dengan teknologi baru.
  • Menerapkan pendekatan yang paling memanfaatkan teknologi baru guna mengoptimalkan hasil klinis.
  • Mengidentifikasi proses yang dapat memetik manfaat dari integrasi teknologi baru dan mengembangkan prosedur yang lebih aman bagi pasien.
  • Mengidentifikasi proses untuk mengurangi komplikasi dan meningkatkan langkah-langkah keamanan bagi pasien selama ekstraksi utama implan perangkat jantung kompleks.

Selain Dr. Natale, EPLive akan menampilkan presentasi dari beberapa dokter TCAI, antara lain para direktur kursus Amin Al-Ahmad, M.D., Luigi DiBiase, M.D., Dhanunjaya "DJ" Lakkireddy, M.D., John Allison, M.D., Khaled Awad, M.D., Mohamed Bassiouny, M.D., David Burkhardt, M.D., David Burkland, M.D., Robert Canby, M.D., Joseph Gallinghouse, M.D., Rodney Horton, M.D., Patrick Hranitzky, M.D., dan Jason Zagrodzky, M.D.

Dokter akan mendapatkan maksimum 14,5 Jam Kredit Physician’s Recognition Award (PRA) Kategori 1 dari American Medical Association (AMA) saat konferensi.

Texas Cardiac Arrhythmia Institute memiliki pusat elektrofisiologi robot terkemuka di Amerika Utara. Pusat elektrofisiologi robot seluas 72.000 kaki persegi ini dibuka pada tahun 2019 dan dilengkapi enam laboratorium elektrofisiologi berteknologi canggih untuk pengobatan aritmia kompleks. Tim dokter ternama di dunia di institut ini adalah salah satu praktik elektrofisiologi terbesar di Amerika Serikat, yang menyediakan pengalaman, keahlian, dan perawatan yang luar biasa dan tak tertandingi.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi EP-Live.com.

 

Berita Terkait

Menuju Era Jaringan 2030: WBBA Luncurkan AI-Net, Sertifikasi Komunikasi Data Berstandar Global
Terobosan Teknologi di Balik Smart String Grid-Forming ESS Platform Generasi Baru Huawei
Inisiatif Kerja sama Promosi Warisan Budaya Dunia Diluncurkan di Chongzuo, Tiongkok
Artis Italia LeiKiè Perkenalkan PAPgame Dalam Video Musik Terbaru Saat Not Just Music Memperluas Merek PAPmusic.
Peningkatan Strategis Merek GENMA Berbuah Hasil Positif, Raih Sejumlah Kontrak Besar dan Pengakuan Global atas Teknologi Otomasi
Valvoline™ Global, “The Original Motor Oil”, Percepat Pertumbuhan di Asia Pasifik Lewat Kemitraan dengan Horse Powertrain
NABR: Untuk Kedua Kalinya, Dinas Perikanan dan Satwa Liar A.S. Tolak Petisi Aktivis Untuk Mencantumkan Monyet Ekor Panjang Ke Dalam Undang-Undang Spesies Terancam Punah
Sekolah-Sekolah Terkemuka di Asia Tenggara Bergabung sebagai Cambridge English Educational Partners untuk Menyiapkan Talenta Masa Depan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:37 WIB

Menuju Era Jaringan 2030: WBBA Luncurkan AI-Net, Sertifikasi Komunikasi Data Berstandar Global

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:04 WIB

Terobosan Teknologi di Balik Smart String Grid-Forming ESS Platform Generasi Baru Huawei

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:52 WIB

Inisiatif Kerja sama Promosi Warisan Budaya Dunia Diluncurkan di Chongzuo, Tiongkok

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:55 WIB

Artis Italia LeiKiè Perkenalkan PAPgame Dalam Video Musik Terbaru Saat Not Just Music Memperluas Merek PAPmusic.

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:57 WIB

Peningkatan Strategis Merek GENMA Berbuah Hasil Positif, Raih Sejumlah Kontrak Besar dan Pengakuan Global atas Teknologi Otomasi

Berita Terbaru