Apakah di Republik Ini Masih Ada Tempat bagi Penjahat Lingkungan, Penjahat Ekonomi dan Sekaligus Penyuap?

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 24 Juli 2023 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Lahan Ilegal. (Pixabay.com/Arcaion)

Ilustrasi Lahan Ilegal. (Pixabay.com/Arcaion)

Oleh: Anthony Budiawan, Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies)

INFOKUMKM.COM – Apakah di Republik ini masih ada tempat bagi penjahat lingkungan, penjahat ekonomi dan sekaligus penyuap yang sudah berlangsung belasan tahun?

Yang menyedihkan, hanya 3 orang dari pihak perusahaan yang dihukum penjara: sangat ringan, cuma 1 tahun 8 bulan?

Padahal, menurut dakwaan, kesalahannya sangat fatal:

Penyerobotan tanah, menguasai lahan rakyat tanpa hak, cemari lingkungan hidup yg merusak hidup dan kehidupan masyarakat.

Baca artikel lainnya di sini: Airlangga Hartarto Ditunggu Jampidsus Kejagung, Pemeriksaan Kasus Korupsi CPO 3 Korporasi

Luas lahan tanpa HGU, lahan ilegal, 72.120 ha: Apakah ini termasuk lahan ilegal 3,3 juta ha yg mau diputihkan Luhut?

Surya Darmadi, pemilik Dulta Palma Group, dihukum 15 tahun penjara dan denda sangat besar.

Karena terbukti bersalah mempunyai perkebunan sawit ilegal di kawasan hutan, seluas 37.095 ha.

Artinya, pemilik Sinarmas seharusnya dihukum lebih berat? Atau hukum tidak berlaku bagi Sinarmas?***

Berita Terkait

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral
Upaya Evakuasi Terhambat Arus Deras Setelah 10 Tanggul Jebol dalam Peristiwa Banjir Bandang di Demak
Menhan Prabowo Bangga Universitas Pertahanan RI Cetak Sejarah Luluskan 75 Sarjana Kedokteran Militer
Dugaan Aliran Uang Korupsi dan Jual Beli Jabatan, KPK Periksa Kemal Redindo, Anak Mantan Mentan SYL
Kolaborasi Strategis: Kadin dan BNSP Dorong Pertukaran Informasi Sertifikasi Kerja
VIDEO – Jokowi dan Prabowo Santap Bakso Pak Sholeh Bandongan di Kios Kaki Lima Magelang, Jawa Tengah
Transformasi TNI: Langkah Strategis dalam Pendidikan Vokasional
Prabowo Subianto Berkelakar dengan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak Mengenai Kriteria Pemimpin
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 15:44 WIB

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral

Selasa, 13 Februari 2024 - 09:37 WIB

Menhan Prabowo Bangga Universitas Pertahanan RI Cetak Sejarah Luluskan 75 Sarjana Kedokteran Militer

Rabu, 7 Februari 2024 - 10:16 WIB

Dugaan Aliran Uang Korupsi dan Jual Beli Jabatan, KPK Periksa Kemal Redindo, Anak Mantan Mentan SYL

Senin, 5 Februari 2024 - 22:41 WIB

Kolaborasi Strategis: Kadin dan BNSP Dorong Pertukaran Informasi Sertifikasi Kerja

Rabu, 31 Januari 2024 - 15:13 WIB

VIDEO – Jokowi dan Prabowo Santap Bakso Pak Sholeh Bandongan di Kios Kaki Lima Magelang, Jawa Tengah

Jumat, 26 Januari 2024 - 16:03 WIB

Transformasi TNI: Langkah Strategis dalam Pendidikan Vokasional

Rabu, 24 Januari 2024 - 16:17 WIB

Prabowo Subianto Berkelakar dengan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak Mengenai Kriteria Pemimpin

Sabtu, 20 Januari 2024 - 15:57 WIB

Wapres Ma’ruf Amin Berikan Tanggapan Soal Kabar Pengunduran Diri Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju

Berita Terbaru