![]() |
BANGKOK, 15 Mei 2026 /PRNewswire/ — Huawei, pemimpin solusi TIK di pasar global, tampil di ajang Asia Pacific Rail 2026 (APR26) di Bangkok dengan memamerkan berbagai teknologi perkeretaapian cerdas (intelligent railway) terbaru guna mendukung transformasi digital di industri ini. Dalam pameran perkeretaapian terbesar di kawasan Asia Pasifik tersebut, Huawei mengusung tema "Accelerating Rail Digital Intelligence", serta menarik kehadiran lebih dari 500 pemangku kepentingan industri perkeretaapian dari berbagai negara. Huawei juga menggelar "Huawei Roundtable Discussion 2026" yang mempertemukan pakar global dan mitra industri untuk membahas masa depan sektor perkeretaapian.
Huawei memamerkan rangkaian solusi digital terbaru untuk mendukung layanan transportasi penumpang dan logistik yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan. Salah satunya, solusi Rail Broadband berbasiskan FRMCS dengan konektivitas berlatensi rendah dan keandalan tinggi untuk aktivitas operasional vital. Didukung solusi AI Inspection untuk perkeretaapian, Huawei membantu operator kereta api membangun aset data dan sampel gangguan jaringan yang sangat bermanfaat. Melalui proses active learning yang berkelanjutan, solusi tersebut membantu operator kereta api beradaptasi terhadap perubahan operasional dan pasar sehingga mendukung masa depan mobilitas global.
Dalam sesi paparan bertajuk "Leading Digital Infrastructure to Empower Rail Intelligence", Raymond Zuo mengatakan, "Huawei meluncurkan strategi inovasi baru untuk industri perkeretaapian bertajuk iRAIL berdasarkan visi pengembangan industri hingga 2035. Melalui solusi cerdas, kami membantu industri perkeretaapian menjadi lebih andal dan otomatis, menghadirkan layanan terintegrasi bagi penumpang dan pelanggan logistik, serta mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang. Pada saat yang sama, kami memperluas fokus industri perkeretaapian, mulai dari infrastruktur tetap hingga peralatan bergerak, transportasi barang dan penumpang, bisnis terdiversifikasi, hingga proses konstruksi berbasiskan solusi TIK terbaru."
Dari sisi operasional, Ethan Lee mengatakan, "Sistem manajemen keselamatan beralih dari pendekatan reaktif menuju prediktif dan preventif, bahkan kini semakin berorientasi pada AI dan analisis data canggih. AI dan analisis data tingkat lanjut secara fundamental mengubah aspek keselamatan, keandalan, dan daya tahan operasional jaringan kereta api global."
Sementara itu, dalam sesi diskusi tentang sistem persinyalan, Sanford Sheng menilai, "Keselamatan dan efisiensi merupakan prasyarat utama dalam pembangunan dan perencanaan perkeretaapian. Sistem komunikasi perkeretaapian kini berevolusi dari radio VHF konvensional dan GSM-R menuju FRMCS generasi berikutnya. Pembangunan jaringan privat khusus untuk pengendalian kereta ETCS menjadi sangat penting. Penerapan standar FRMCS terpadu dari UIC juga ikut mengatasi tantangan interoperabilitas lintas-sistem dan roaming kereta lintasnegara."
Saat ini, Huawei mendukung lebih dari 300 jalur kereta perkotaan di seluruh dunia, sementara solusi Smart Railway Huawei telah diterapkan di jaringan rel sepanjang lebih dari 180.000 kilometer. Ke depan, Huawei akan terus mengembangkan solusi dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Melalui kolaborasi dengan mitra global, Huawei mempercepat transformasi digital di sektor transportasi rel menuju sistem mobilitas yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
Informasi selengkapnya: https://e.huawei.com/en/industries/railway
Ethan Lee, VP of Huawei Smart Railway Unit
Sanford Sheng, Solution Director of Huawei Enterprise Wireless MKT & Solution Sales






















