Pengusaha Sofyan Wanandi: Wapres Mendatang Diharapkan Memiliki Kapabilitas Mumpuni di Bidang Ekonomi

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 1 Juli 2023 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengusaha senior, Sofjan Wanandi. (Dok. Kominfo.go.id)

Pengusaha senior, Sofjan Wanandi. (Dok. Kominfo.go.id)

INFOKUMKM.COM – Pengusaha senior Sofjan Wanandi mengatakan figur calon wakil presiden akan menjadi kunci dalam Pilpres 2024.

Sofjan Wanandi berharap wapres terpilih mendatang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni terkait ekonomi.

Sofjan Wanandi menyampaikan kalangan dunia usaha berharap setidaknya pemahaman ekonomi wapres dapat membantu kepemimpinan presiden berikutnya.

Pasalnya, Sofjan Wanandi menilai tidak ada calon presiden yang mempunyai pemahaman kuat pada sektor ekonomi.

“Melihat dari tiga calon yang menjadi top dari semua survei itu saya lihat sebagian besar bukan orang yang mengerti ekonomi betul. ” kata Ketua Dewan Pertimbangan Apindo itu pada Minggu, 24 Juni 2023

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Dongkrak Perolehan Suara PPP, Puspoll: Popularitas dan Ektabilitas Sandi Cukup Bagus dan Terus Meningkat

“Apapun kita harapkan nanti presidennya itu adalah wakil presidennya orang yang mengerti ekonomi karena challenge kita 5 tahun ke depan pengusaha adalah ekonomi,” kata Sofjan Wanandi.

Sofjan Wanandi menyampaikan pemahaman tentang ekonomi penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Indonesia.

Dengan kemampuan ekonomi yang baik, Sofjan menyebut Indonesia punya kemampuan dalam mengatasi menghadapi ketidakpastian global.

Dan ancaman terhadap komoditas Indonesia dari negara-negara lain seperti Uni Eropa.

“Apa yang diharapkan sama kita pengusaha itu betul-betul bisa membawa ekonomi kita lebih baik”.

“Karena masalah kita saya lihat sangat sulit menghadapi masalah global dan dalam negeri kita sendiri.”

“Kita tahu komoditas banyak yang turun, belum lagi ada ancaman el nino,” ucap Sofjan Wanandi.

Sofjan Wanandi menyampaikan perlu kerja sama erat antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mengantisipasi tantangan ke depan.

“Ini harus kita bantu untuk menyelesaikan sama-sama karena apapun yang terjadi pada ekonomi kita”.

“Pengusaha ini paling menderita, tentu rakyat kita juga, jadi persoalan ini harus kita angkat,” kata Sofjan Wanandi.***

Berita Terkait

Inilah Profil Sudayono yang Diisukan akan Menjadi Wakil Menteri Koperasi, UKM dan Pasar Tradisional
Beredar Kabar Program Makan Siang Gratis Baru Terlaksana 2029, Pihak Prabowo – Gibran Beri Klarifikasi
Tunggu Hasil Resmi dari Pihak KPU: Prabowo Subianto Pidato Usai Unggul dalam Berbagai Quick Count
Gus Miftah Pimpin Sholawat Bersama Prabowo dan Ratusan Ribu Warga di Sidoarjo, Jawa Timur
Joget Bareng 80 Ribu Masyarakat Manado, Sulut, Calon Presiden Prabowo Subianto Hujan-hujanan
Prabowo Subianto Berenca Beri Dana Abadi untuk Bantu Pelaku Budaya Indonesia Melestarikan Budaya
Jika Berdiri Bersama Barisan Anak Muda Indonesia, Prabowo Subianto Mengaku Tak Takut Rintangan Apapun
Jadi Tim Pemenangan Nasional Ganjar – Mahfud, Jaleswari Pramodhawardani Mundur dari KSP
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 8 November 2023 - 11:09 WIB

5 Upaya untuk Hilangkan Berita Negatif dari Google, Salah Satunya dengan Perbanyak Konten Positif

Kamis, 8 Juni 2023 - 17:28 WIB

Beri Solusi Pemasaran dengan Fitur Collaborative Ads, Platform Tokopedia Kerja Sama dengan Meta Indonesia

Selasa, 4 April 2023 - 08:38 WIB

SKK Migas Lakukan Pengawasan di Lapangan, Pastikan Lifting Minyak di Kilang Dumai Berjalan Aman

Sabtu, 1 April 2023 - 04:14 WIB

Kemenperin akan Lakukan Penertiban Terkait Sepatu Bekas Impor Ilegal yang Masuk Indonesia

Sabtu, 1 April 2023 - 04:04 WIB

Asosiasi Pertekstilan Indonesia Sebut Pakaian Bekas Impor Masuk 350 Ribu Potong Per Hari

Berita Terbaru